Nokia Lumia 920 (Ist.)
Jakarta - Nokia boleh saja bergembira dengan hasil yang
dicapai dalam penjualan Lumia. Tapi di balik itu, CEO Nokia Stephen
Elop, mengklaim Lumia bisa saja mendapatkan angka penjualan lebih tinggi
dari hasil yang diperolehnya tahun lalu.
Dalam sebuah konferensi
bersama investor, Elop mengakui, penjualan Lumia akan tumbuh lebih
cepat jika saja pihaknya tidak terlalu hati-hati memenuhi permintaan
produksi dalam jangka pertama kali perangkat itu dibuat.
"Lumia
920 yang di-bundling dengan AT&T memiliki masalah pasokan yang
signifikan dalam jangka waktu tersebut," ujarnya seperti dikutip Jeruk
Nipis dari EST, Minggu (13/1/2013).
Menurut Elop, kekurangan stok
itu disebabkan oleh pihaknya yang terlalu berhati-hati dalam
mengeluarkan kebijakan produksi perangkat Windows Phone 8 yang debutnya
dilakukan pada November tahun lalu. Faktor lainnya termasuk terbatasnya
pasokon komponen penting dari pemasok.
"Kami saat itu terlalu consern membuat kemajuan yang mantap dari kuartal
ke kuartal. Jelas, apa yang dicapai dalam penjualan Lumia merupakan
awal yang baik bagi Windows Phone 8. Dan, saya cukup senang dengan fakta
yang ada," lanjutnya.
Elop menambahkan, saat ini Symbian tidak
lagi berkontribusi secara signifikan terhadap laba Nokia. Pihaknya mulai
sepenuh hati memproduksi perangkat berbasis Windows Phone 8 sebagai
sistem operasi yang bisa menguntungkan perusahaan.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar